jablay

Jablay. Mungkin ga cuma aku seorang di dunia ini yg jablay. Bukan karena suami kayak bang toyib yg ga pulang2,tp karena sibuknya suamiku itu. Hari2 berkutat sama tanaman di sawah nya melebihi pekerjaan kantornya sbg pns, sehingga ketika pulang ke rumah badan nya terasa remuk semua. Tapi bukan anak dan istri yg menjadi penawarnya,malah game di komputernya lah yg mampu membuat dirinya ngecas dan tahan berlama2 padahal sebelum nya mengeluh kecapaian. Ketika aku istrinya pun telah lelah menemani anaknya seharian bermain dan mengerjakan pekerjaan rumah dan ketika saat itu aku jg benar2 membutuhkan seseorang untuk berbagi cerita dan lelah bersama tetapi apa yg didapat? Keinginan untuk bersama2 bercengkrama sbg 1 keluarga yg utuh pun sirna kala ia sudah berada di dpn monitor laptopnya, setelah selesai mandi dan makan. Sungguh sesuatu yg tak bisa dibayangkan harus menjalani hidup begini. Kala malam tiba pun, kami bagaikan orang lain,aku dgn ranjangku dan ia dgn kasurnya. Jauh dari bayanganku ketika sebelum menikah dulu. Kupikir aku akan di keloni dan di manjakan. Ternyata? Yg ada,tidurpun sering di punggungi. Hmm..apa yg salah dgn diriku,apa laki2 smua begitu? Kenapa aku mendapat yg seperti itu? Ketika tiba mau nya, aku pun tak berdaya, yg ku ingat adalah aku harus menjalankan kewajibanku sbg istri utk melayani suamiku. Sungguh ironi. Hal2 kecil yg sepele pada akhrirnya bisa membuat emosiku meledak. Bukan dlm bentuk amukan,tetapi tangisanlah yg bisa aku lakukan. Ketika hal2 kecil itu semakin menumpuk,dan kebiasaan2 suamiku terus berlanjut aku semakin merasa tertekan. Kini aku merasa diriku sudah tak berarti lg, aku seperti seorang pembantu yg merawat anaknya dan mengerjakan tgs rmh tangga. Tak ada lg kepercayaan diriku sbg seorang istri dan aku semakin membuat jarak terhadap suamiku. Karena aku merasa tidak mendapatkan perhatian,kasih sayang. Konflik laten dgn ibu mertuaku pun menjadi salah satunya. Fiuh.. Di sepertiga abad usiaku,aku terlihat lebih tua dari seharusnya.

~ oleh irnariyani pada Maret 23, 2011.

4 Tanggapan to “jablay”

  1. Mbak kenapa sperti itu..

  2. sama2 banyuwangi, semoga sekarang udah berubah ya!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
nurulmuchrodi's Blog

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

kebun jeruk!

untuk berbagi kesegaran

Rajutan Anak Indonesia

Produk Karya Anak Indonesia

wajahbengkulu

Just another WordPress.com site

Techno and Education

Sekilas Berita Tentang Teknologi Masa Kini

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: