Gondongan pada anak

Anaku nayla, usia 4.5 thn lagi kena gondongan. Ia demam sudah 2 hari ini. Dihari yang ke 2 barulah ketauan kalo ia kena gondongan, terlihat dibawah telinganya kanannya terjadi pembengkakan. Gondongan disebabkan oleh virus, penyakit yang disebabkan oleh virus umumnya akan sembuh dengan sendirinya. Awalnya hari pertama aku rawat dengan pemberian paracetamol dan kompres di keningnya. Tapi karena demamnya ga turun2, hari ke 2 aku bawa ke Bidan di dekat rumah. Bidan memberi obat antibiotik, obat anti virus dan obat demam. Berhubung anaku punya luka di kaki yang membengkak jadi ia juga diberi obat anti inflamasi. Tadinya aku pikir, demamnya disebabkan karena luka bengkak di kakinya. Aku sangat khawatir pembengkakan yang terjadi mengingat lukanya yang kecil. Khawatir penyakit tetanus, karena penyakit tetanus bisa saja terjadi meskipun lukanya kecil. Tetanus itu sendiri penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka. Namun setelah ditanyakan ke bidan, anaku terkena gondongan.

Aku berharap anaku bisa segera sembuh, mengingat demamnya ga turun2 berkisar 37 – 38,9 derajat celcius selama 2 hari ini.

~ oleh irnariyani pada Februari 26, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
nurulmuchrodi's Blog

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

kebun jeruk!

untuk berbagi kesegaran

Rajutan Anak Indonesia

Produk Karya Anak Indonesia

wajahbengkulu

Just another WordPress.com site

Techno and Education

Sekilas Berita Tentang Teknologi Masa Kini

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: