Blight Ovum (BO)

Setelah libur tahun baru 1 jan 2014 aku mendapati flek coklat di celana dalamku.. waduh.. !! Alamat kenapa napa nih. Selama 2 hari mengalami flek coklat aku ga tenang. Akhirnya aku memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan langgananku. Tanggal 2 aku berangkat ke dokter kandungan. Setelah diperiksa terlihat kantung kehamilanku yg berwarna hitam..tetapi dimana si dedek bayi? Kok blom kelihatan ya?.. dokter terus mencari dimana keberadaan janinku..hasilnya nihil. Akhirnya dicoba dengan usg transvaginal karena hasilnya bisa lebih akurat. Sebuah alat dimasukkan ke vagina. Alatnya berupa stik dan ujungnya diberi semacam kondom ( mungkin ya kondom krn bentuknya mirip kondom) dan mulailah si alat menunjukkan ada apa gerangan di dlm rahimku. Ternyata tetap tidak terlihat ada tanda tanda janin berada. Dokter pun menghitung usia kehamilanku, kalo dihitung menurut hari terakhir haid seharusnya usia kehamilanku adalah 10 minggu dan dihitung berdasarkan diameter kantung kehamilan usia kandunganku 8 minggu. Seharusnya di usia kehamilan segitu janin sudah tampak dan dokter pun menyatakan kalo kehamilan ku BO ( Blight ovum) alias hanya terbentuk kantung kehamilannya saja tanpa ada janin.

Aku berusaha tetap tenang sambil tak percaya bahwa aku akan mengalami hal ini. Sebelumnya aku mengetahui kehamilan BO dari seringnya membaca ttg situs situs kehamilan dan pengalaman pengalaman ibu ibu yang BO. Tak disangka ternyata aku menambah daftar salah satu dari mereka. Ya Alloh cobaan apalagi yang Engkau berikan kepadaku? Sudah sebegitu bahagianya aku mendapati diriku hamil tapi harus menerima kenyataan bahwa kehamilanku BO.

Berbagai pertanyaan aku ajukan ke dokter untuk memuaskan rasa ketidaktahuanku. Kenapa saya bisa BO ? Dokter pun menjelaskan bisa jadi karena bibit (sperma/sel telur) yang tidak bagus, bisa karena kelainan kromosom, bisa juga karena infeksi Torch. Melihat usia kehamilanku sudah 8-10 minggu dokterpun menyarankan aku untuk dikuret. Tp dia juga membolehkan aku menunggu seminggu lagi barangkali terjadi keajaiban. Kalo aku setuju akan dikuret dokter akan meresepkan obat untuk membuka jalan lahir agar proses kuret bisa dilakukan. Karena tak bisa memutuskan, aku memilih untuk menunggu 1 minggu lagi manatau ada keajaiban untuk ku. Dokterpun menghargai keinginanku. Ia berpesan jika nanti terjadi pendarahan yang tidak diinginkan segeralah untuk ke rumah sakit. Ia juga mengatakan bahwa biasanya flek coklat akan terus berlanjut karena tubuh akan berusaha mengeluarkan hasil konsepsi yang tidak sempurna tersebut.

Di mobil saat perjalanan pulang aku berdiskusi dengan suamiku. Tadinya ia menyuruhku untuk segera di kuret saja. Karena ia sangat khawatir jika aku mengalami pendarahan lagi seperti dulu ( stlh melahirkan prematur). Tapi aku tetap masih penasaran. Karena dari pengalaman ibu ibu yg telah di vonis BO ternyata janin nya bisa terlihat di usia kandungan 12 minggu. Aku berfikir barangkali aku bisa seperti itu. Sambil berharap, aku kembali googling di internet mengenai kehamilan BO. Banyak info yang aku dapatkan dan berbagai pengalaman dari mereka mereka yang mengalami BO dan sebagian besar berakhir dengan kuret.

Beberapa hari kemudian ternyata flek coklat terus saja aku alami. Sampai akhirnya aku yakin bahwa kehamilan ini benar benar BO. Melihat kondisikupun aku yakin bahwa janin yang kutunggu sudah pasti ga bakal nongol. Karena flek yang berlangsung terus meskipun jumlah nya sedikit. Akhirnya aku memutuskan untuk periksa lagi tapi di dokter yang berbeda. Tepat 4 hari kemudian aku memeriksakan diri lagi di dokter lain. Hasilnya tetap sama. Dokter mengatakan bahwa tidak ada janin di dlm kantung kehamilanku. Alat usg nya ga secanggih di dokter langgananku yang sudah menggunakan usg 4 dimensi aku hanya melihat melalui usg 2 dimensi saja.

Akhirnya aku meminta surat rujukan untuk di kuret melalui dokter ini. Aku yakin saja meskipun ga ditangani oleh dokter langgananku. Bagiku sama saja. Dokter yang satu ini juga mempunyai reputasi yang baik. Malah ia sepertinya lebih ramah dan mau menjelaskan secara lebih detail mengenai kehamilanku. Aku pun sempat di tes urin untuk memastikan, ternyata hasil tes urin menunjukkan garis 2 di alat test pack tapi garis yang kedua terlihat tidak begitu tegas. Akhirnya akupun diberi resep obat pengluruh. Katanya untuk membuka jalan lahir dan meluruhkan kantung kahamilanku itu. Dan jika nanti setelah minum obat tersebut aku mengalami pendarahan hebat, segeralah ke rumah sakit!! Nama obat nya cytotec harganya 290rb. Menurutku lumayan mahal juga ya obatnya. Tapi setelah googling lagi di internet harga tersebut jauh lebih murah dibanding orang orang yang mencarinya di pasar gelap internet untuk mengaborsi kehamilan. Harganya bisa mencapai 1 juta lebih karena obat tersebut hanya bisa didapatkan melalui resep dokter. Dan ga sembarangan.

Bagaimana setelah aku mengkonsumsi obat tersebut? Nantikan ceritaku ya..

~ oleh irnariyani pada Januari 10, 2014.

2 Tanggapan to “Blight Ovum (BO)”

  1. Sabar ya mbak.. InsyaAllah sudah ada rencana Allah yg lebih indah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
nurulmuchrodi's Blog

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

kebun jeruk!

untuk berbagi kesegaran

Rajutan Anak Indonesia

Produk Karya Anak Indonesia

wajahbengkulu

Just another WordPress.com site

Techno and Education

Sekilas Berita Tentang Teknologi Masa Kini

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: